Beranda > Tak Berkategori > Membedah Keunggulan Strategi Investasi Fokus

Membedah Keunggulan Strategi Investasi Fokus

Sebuah ringkasan buku The Warren Buffett Portfolio oleh FRENKY, YENITA, dan RAHMAT (mahasiswa S-2 UPH) :

The Warren Buffett Portfolio

Membedah Keunggulan Strategi Investasi Fokus

Warren Buffett, tipikal investor fokus, jauh dari stereotip kepanikan. Ia Dia dianggap sebagai investor terbesar di dunia, biasa dideskripsikan dengan kata-kata seperti ”bersuara rendah”,”sederhana”, dan ”kebapakan”. Ia bergerak dengan ketenangan yang terlahir dari rasa percaya diri besar, tapi prestasi dan catatan kinerjanya legendaris. Dunia investasi memberikan perhatian dekat apa yang ia lakukan, yaitu investasi fokus. Investasi fokus adalah ide yang sangat sederhana, tapi, seperti sebagian besar ide sederhana, bersandar pada fondasi kompleks konsep-konsep yang saling terkait.Esensi investasi fokus dinyatakan secara cukup sederhana: Pilihlah sedikit saham yang cenderung menghasilkan keuntungan di atas rata-rata selama jangka panjang, konsentrasikan besarnya investasi anda dalam saham-saham ini, dan pertahankan kuat saham-saham itu selama pergolakan pasar apa pun yang berjangka pendek.

Gambaran besar investasi fokus:

  1. Temukan perusahaan-perusahaan yang luar biasa

Pilihannya bersandar pada paham akal sehat yang hebat: jika perusahaan itu sendiri sejahtera dan dikelola oleh orang-orang cerdas, akhirnya nilai melekatnya akan tercermin dalam harga sahamnya. Buffett karena itu memberikan perhatian terbesarnya bukan pada pelacakan harga saham, tapi pada analisis ekonomi bisnis yang mendasari dan penilaian manajemennya.

  1. Kurang berarti lebih

”Jika anda adalah investor yang cukup paham, mampu memahami ekonomi bisnis dan menemukan lima hingga sepuluh perusahaan yang dihargai secara masuk akal yang memiliki keunggulan bersaing jangka panjang penting, diversifikasi konvensional tidak masuk akal untuk anda.”

  1. Beri taruhan besar pada kejadian berprobabilitas tinggi

Warren Buffett mengulang kembali pemikiran: dengan tiap investasi yang kita lakukan, seharusnya kita memiliki keberanian dan keyakinan diri untuk menempatkan setidaknya 10% kekayaan bersih kita pada saham itu.

  1. Sabarlah

Investasi fokus memiliki peluang terbaik untuk melebihi kinerja keuntungan suatu indeks dari waktu ke waktu, tapi menuntut investor untuk dengan sabar menahan portofolio mereka bahkan ketika kelihatan bahwa strategi lain lebih menggiurkan.

  1. Jangan panik saat perubahan harga

Kerentanan harga merupakan produk sampingan dari investasi fokus. Dalam portofolio aktif tradisional, diversifikasi luas memiliki efek mereratakan pergeseran tak terelakkan dalam harga saham individual.

Prinsip-prinsip Warren Buffett Way

Prinsip Bisnis

  • Apakah bisnis itu sederhana dan bisa dimengerti?
  • Apakah bisnis itu memiliki sejarah operasi yang konsisten?
  • Apakah bisnis itu memiliki prospesk jangka panjang yang positif?

Prinsip Manajemen

  • Apakah manajemen rasional?
  • Apakah manajemen jujur pada pemegang sahamnya?

Prinsip Keuangan

  • Fokuslah pada keuntungan atas ekuitas, bukan laba per saham.
  • Hitunglah ”keuntungan pemilik”
  • Carilah perusahaan dengan margin laba tinggi.
  • Untuk tiap dollar yang ditahan, pastikan perusahaan telah mendapatkan setidaknya satu dolar nilai pasa.

Prinsip Pasar

  • Berapa nilai bisnis itu?
  • Bisakah bisnis itu dibeli dengan diskon yang signifikan terhadap nilainya?

Kesimpulannya, proses investasi fokus melibatkan tindakan-tindakan ini:

  • Menggunakan prinsip Warren Buffett Way, memilih beberapa perusahaan luar biasa yang telah mencapai keuntungan di atas rata-rata di masa lalu dan yang diyakini memiliki probabilitas tinggi melanjutkan kinerja kuat masa lalu hingga masa depan.
  • Mengalokasikan dana investasi secara proporsional, menempatkan pertaruhan terbesar pada kejadian-kejadian berprobabilitas tertinggi.
  • Selama berbagai hal tidak memburuk, biarkan portfolio yang amat kuat selama setidaknya lima tahun, dan berusaha untuk melalui guncangan kerentanan harga dengan ketenangan.

Buffett dan modern teori portfolio

Buffett memulai perjalannya dengan menempatkan berlawanan dengan sebagian beasar profesional investasi lain. Ada tiga kandungan utama teori portfolio modern: risiko, diversifikasi, dan pasar efisien.

  • Buffett tentang risiko

Buffett selalu mempersiapkan penurunan harga saham sebagai kesempatan untuk mendapatkan tambahan uang. Buffett memiliki definisi risiko yang berbeda: kemungkinan kerugian atau bencana. Dan itulah faktor ”risiko nilai intrinsik” bisnis, bukan perilaku harga saham.

Apakah ini investasi yang baik?

Menurut Buffett ada empat faktor utama untuk memastikan probabilitas mencapai keuntungan pada pertaruhan awal investasi:

  1. Kepastian bisa dievaluasinya karakteristik ekonomi jangka panjang bisnis tersebut.
  2. Kepastian bisa dievaluasinya manajemen, baik tentang kemampuannya merealisasikan potensi seutuhnya dari bisnis itu maupun menggunakan arus kasnya dengan bijak.
  3. Kepastian bisanya manajemen diandalkan untuk menyalurkan reward dari bisnis itu pada pemegang saham, bukan pada dirinya sendiri.
  4. Harga beli bisnis itu.
  • Buffett tentang diversifikasi

Strategi yang digunakan oleh Buffett mengesampingkan dogma diversifikasi standar. Buffett percaya bahwa suatu kebijakan konsentrasi portofolio mungkin akan menurunkan risiko jika hal itu meningkatkan, sebagaimana harusnya, baik intensitas investor untuk memikirkan tentang suatu bisnis maupun tingkat kenyamanan yang harus ia rasakan dengan karakteristik ekonominya sebelum memasukinya. Jadi, dengan secara sengaja berfokus pada hanya beberapa perusahaan terpilih, akan mampu lebih baik mempelajarinya dari dekat dan memahami nilai intrinsiknya. Makin banyak pengetahuan yang dimiliki tentang perusahaan, makin kecil risikonya.

Alasan mengapa teori pasar efisien tidak bisa dipertahankan:

  1. Para investor tidak selalu rasional. Investor dengan menggunakan semua informasi yang tersedia, menetapkan harga rasioanl di pasar.
  2. Investor tidak memproses informasi dengan benar, mengandalkan jalan pintas untuk menentukan harga saham, bukan analisis fundamental yang akan mengungkap nilai intrinsik sebuah perusahaan.
  3. Alat ukur kinerja menekankan kinerja jangka pendek, yang efektif tapi mustahil mengalahkan pasar selama jangka panjang.
  • Buffett tentang teori pasar efisien

Masalah buffett dengan teori pasar efisien terletak pada satu titik sentral: hal itu tidak memenuhi prasyarat bagi investor yang menganalisis semua informasi yang ada dan mendapatkan keunggulan bersaing dengan melakukannya. ”Mereka memang mengamati dengan benar bahwa pasar sering kali efisien, tapi mereka menyimpulkan dengan keliru bahwa pasar selalu efisien.”

Kumpulan perangkat Warren Buffett way

The Warren Buffett way mendeskripsikan dan memetakan gaya investasi Warren Buffett.

Prinsip Pasar: Bagaimana Menilai Bisnis

Untuk menghitung nilai sekarang suatu bisnis, mulai dengan mengestimasi arus kas yang diharapkan akan terjadi selama usia bisnis dan kemudian mendiskontokan nilai total itu ke belakang menuju hari ini, dengan menggunakan tingkat diskonto yang cocok. ”Jika kita bisa melihat, dalam mengamati segala bisnis, arus kas masuk dan keluar masa depan antara bisnis dan pemiliknya selama 100 tahun mendatang, atau hingga bisnis ini punah, dan kemudian bisa mendiskontokannya kembali pada tingkat bunga yang tepat, itu akan memberi kita suatu angka nilai intrinsik, dikenal dengan the theory of investment value.

Prinsip Keuangan: Melakukan Eva atau tidak?

EVA, merek dagang perusahaan konsultan New York Stern Stewart, adalah suatu sistem pengukuran yang menentukan apakah keuntungan investasi melebihi biaya modal. Untuk menghitungnya, mulai dengan menentukan biaya modal perusahaan, lalu kurangkan keuntungan bersih perusahaan. Biaya modal adalah biaya utang plus biaya ekuitas, dalam ukuran proporsional. Biaya utang adalah tingkat bunga yang dibayar perusahaan atas uang yang dipinjam, disesuaikan untuk pengurangan biaya bunga. Biaya ekuitas ditentukan oleh keberisikoan bisnis, yang diukur oleh CAPM. Rata-rata tertimbang biaya modal, adalah: Persentase ekuitas struktur modal X biayanya + persentase utang X biayanya

Prinsip Manajemen: Bisakah Kita Menilai Manajer?

Warren Buffett memberikan pujian tertinggi pada seorang manajer adalah mengatakan bahwa manajer itu tak gagal berperilaku dan berpikir seperti pemilik sebuah perusahaan. Manajer yang berperilaku seperti pemilik cenderung tidak kehilangan fokus dari tujuan utama perusahaan—meningkatkan nilai pemegang saham—dan mereka cenderung mengambil keputusan rasional yang memajukan sasaran itu. Warren Buffett menerapkan tiga prinsip tentang manajemen perusahaan: (1) rasionalitas, (2) kejujuran, dan (3) menolak desakan kelembagaan.

Matematika Investasi

Buffett melihat kesamaan kuat antara permainan bridge dan investasi dalam pasar saham. ”Ini adalah permainan sejuta kesimpulan,” terangnya. ”Ada banyak hal untuk menarik kesimpulan—kartu yang dimainkan dan kartu yang tidak dimainkan. Kesimpulan-kesimpulan ini memberitahu sesuatu tentang probabilitas. Pastilah ada latihan intelektual terbaik di sana, akan melihar situasi-situasi baru tiap sepuluh menit. Inti bridge adalah memberi bobot rasio untung/rugi. Kita akan melakukan perhitungan sepanjang waktu.

Probabilitas gaya Buffett

Menurut Buffett adalah ”ambil probabilitas rugi dikali jumlah kerugian yang mungkin dari probabilitas untung dikali jumlah keuntungan yang mungkin.” Contoh yang bermanfaat untuk memperjelas keterkaitan antara teori probabilitas dan investasi adalah praktik arbitrase risiko. Arbitrase risiko, yang merupakan bentuk yang lebih umum dipraktikkan hari ini, meliputi merger atau akuisisi korporat yang telah diumumkan. Pekerjaan Buffett adalah menilai probabilitas peristiwa yang benar-benar diketahui dan rasio untung/ruginya.

Bagaimana menjadi Pemukul 0,400 ?

  • Pikirkan saham sebagai bisnis
  • Tingkatkan ukuran investasi anda
  • Kurangi turnover portfolio anda
  • Kembangkan patokan kinerja alternatif
  • Belajar berpikir dalam probabilitas
  • Kenali psikologi kesalahan penilaian
  • Abaikan peramalan pasar
  • Tunggu lemparan (peluang) yang pas
  1. stary night
    10 September 2010 pukul 01:27

    great lesson…. like it ..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: