Beranda > Tak Berkategori > Kebijakan Moneter (Rangkuman)

Kebijakan Moneter (Rangkuman)

Instrumen kebijakan moneter:

1/. Instrumen langsung:

– Penetapan suku bunga

– Pagu kredit: besaran maksimum kredit perbankan yang dapat disalurkan

– Rasio likuiditas: mewajibkan bank-bank, selain memelihara cadangan tertentu, memelihara surat berharga atau valuta asing tertentu dengan proporsi yang telah ditetapkan.

– Kredit langsung: BI memberikan kredit langsung (sudah tidak berlaku lagi).

– Kuota penjualan kembali surat berharga (yang belum jatuh tempo).

2/. Instrumen lain

– Pengguntingan uang: Gunting Sjafruddin pada tahun 1950. Uang beredar berkurang, diganti dengan surat berharga.

– Pembersihan uang: nilai uang diturunkan, tanpa penggantian jumlah yang diturunkan.

– Penetapan uang muka impor.

3/. Instrumen tidak langsung

– Cadangan wajib minimum (reserve requirement): mewajibkan bank-bank memelihara sejumlah alat-alat likuid (reserve) sebesar persentase tertentu dari kewajiban lancar. Cadangan bisa berupa kas atau rekening giro di bank sentral.

– Fasilitas diskonto dan rediskonto: pengaturan suku bunga pemberian kredit bank sentral kepada bank-bank.

– Operasi pasar terbuka (OPT): kegiatan bank sentral melakukan jual beli surat-surat berharga jangka pendek.

– Fasilitas simpanan bank sentral (FASBI): simpanan bank-bank di bank sentral, bersifat jangka sangat pendek (harian).

– Intervensi valuta asing:

– Fasilitas overdraft: bank sentral memberikan pinjaman jangka pendek kepada  bank-bank yang mengalami kesulitan likuiditas.

– Simpanan sektor pemerintah: relokasi simpanan pemerintah dari bank umum ke bank sentral, atau sebaliknya.

– Lelang kredit

– Moral suasion (imbauan) kepada perbankan.

Strategi kebijakan moneter terkait dengan business cycle:

1/. Counter-cyclical monetary policy: pada masa resesi, bank sentral melakukan kebijakan moneter ekspansif untuk meningkatkan perekonomian, dan pada masa boom, bank sentral melakukan kebijakan moneter kontraktif untuk menekan laju inflasi.

– kelemahan: adanya time lag antara kebijakan moneter dengan dampak yang dihasilkan

2/. Accomodative monetary policy: kebijakan moneter diarahkan untuk mengatur jumlah uang beredar yang jumlahnya konsisten dengan pertumbuhan ekonomi.

Kategori:Tak Berkategori
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: